• Sinopsis dan Review Film Deadpool 2

    Review Film Deadpool 2, Deadpool (Ryan Reynolds) berupaya melindungi Russell (Julian Dennison) seorang bocah mutan yang benar-benar misterius. Russell diincar oleh Cable (Josh Brolin) dan Deadpool berupaya melindunginya melainkan dia kesulitan mengerjakannya sendirian. Deadpool menyusun sebuah regu yang diketahui dengan nama X-Force yang beranggotakan Domino (Zazie Beetz), Negasonic Teenage Warhead (Brianna Hildebrand), Bedlam (Terry Crews), Shatterstar (Lewis Tan) dan Zeitgeist (Bill Skarsgård). 

    Dunia belum reda dengan kehebohan dari gabungan banyak superhero dalam Avenger Infinity War yang benar-benar mendominasi dan dapat ditonton oleh banyak kalangan bagus si kecil-si kecil hingga orang dewasa. Deadpool 2 hadir dengan liga yang berbeda dan peringkat usia yang lebih tinggi dan seragam. Seandainya beberapa besar film superhero sudah menjadi film keluarga, Deadpool 2 hadir sebaliknya. Penuh dengan adegan dewasa, kekerasan yang bengis dan berdarah, dan kata-kata dekil, begitulah film ini dikenalkan dengan tambahan humor dan sindiran. Tak heran mengingat sejarahnya, film Deadpool pertama menjadi film dewasa terlaris nomer dua di Amerika Serikat setelah A Passion Of Christ (2004). 

    Deadpool 2 masih diperankan oleh si ganteng Ryan Reynolds dan disutradarai oleh David Leitch. Kali ini Deadpool 2 bercerita perihal Wade (Ryan Reynolds) yang mencoba bunuh diri dengan meledakkan dirinya beserta segala rumahnya setelah ditinggal mati oleh kekasihnya Vanessa (Morena Baccarin). Vanessa terbunuh di depan mata Wade sebab tragedi baku tembak di rumahnya yang tiba-tiba diserang orang asing ketika mereka sedang bermesraan. Semua musuh berhasil dia bunuh. Wade mencoba bunuh diri berkali-kali melainkan tetap tak berhasil mengingat kesanggupan regenerasinya yang tidak normal. Wade yang menyia-nyiakan hidupnya sebab putus asa hasilnya di bantu oleh Colossus (Stefan Kapicic) dan tinggal dikastil daerah mutan-mutan berkumpul yang kita kenal juga sebagai markas X-men. Tinggal di kastil tersebut, Wade punya tugas untuk membantu X-men menghadapi melanggar hukum dengan beberapa prasyarat diantaranya ialah dilarang membunuh. Tugas pertama Wade sebagai X-men (trainee) ialah menangani remaja mutan bernama Russel (Julian Dennison) dalam aksinya membakar sekolah dan menyakiti kepala sekolahnya. Wade yang ikut membantu menenangakan Russel pun memperhatikan kenyataan bahwa Russel sebetulnya sudah di siksaan. Wade iba dan hasilnya membantu Russel membunuh kepala sekolah, melainkan tak berhasil sebab cuma mengenai dan membunuh asistennya. Atas tidakan Wade itu, dia hasilnya dipenjara bersama Russel di Ice Box, daerah penjara manusia mutan. Di Ice Box, mutan-mutan diberikan kalung khusus sehingga energi mereka sirna. Dengan energi Wade yang sirna, kanker mulai menggerogoti tubuhnya lagi. Wade sekarat. 

    Di tengah-tengah kondisinya yang sekarat, Ice Box diserang oleh tentara cyborg dari masa depan bernama Cable (Josh Brolin) yang datang khusus untuk membunuh Russel sebab di masa depan, Russel sudah membunuh si kecil dan istrinya. Wade yang memperhatikan Russel di serang berupaya menyelamatkan Russel melainkan hasilnya terpental keluar Ice Box bersama Cable. Memandang keamanan Ice Box yang sudah dapat ditembus, pemerintah menetapkan untuk memindahkan segala tahanan ke penjara baru. Merasa bersalah sebab meninggalkan Russel, Wade hasilnya menyusun team untuk menyelamatkan Russel dan membebaskannya pada ketika konvoi pemindahan tahanan dari Ice Box ke penjara baru. Team baru Wade terdiri dari banyak mutan yang memiliki energi aneh dan diberikan nama X-force. Dalam aksi menyelamatkan Russel, segala mutan tersebut mati selain satu mutan bernama Domino (Zazie Beetz) yang memiliki energi selalu mujur dalam segala peluang. Berhasilkah Wade membebaskan Russel dan menyelamatkan Russel dari kejaran Cable? 

    Deadpool 2 kali ini tampil lebih dominan sebagai film comedy superhero lengkap dengan segala parodi dan sindiran perihal banyak hal dengan jalan cerita yang tak sama dengan komik aslinya. Film ini juga penuh dengan referensi kebiasaan pop generasi kini dan menjadi lelucon yang cuma dapat dinikmati oleh penonton yang lebih tua. Merasa tak berharap keok dengan Avenger Invinity War yang menggandeng banyak superhero, Deadpool 2 juga bertabur cameo seperti Brad Pitt, Matt Damon, Mike Dopud, dan para tokoh-tokoh X-men seperti Hugh Jackman, James McAvoy, Evan Peters, Tye Sheridan. 

    Bukan berarti Deadpool 2 sama sekali tak memiliki cela. Dengan adanya lelucon yang terlalu berlebihan kadang penonton seperti menonton iklan komersial atau Kaca Deadpool lain, dengan humor yang TV kurang menarik dengan semakin umpan joke yang berlalu tiap-tiap saja. Film ini tampaknya menjadi film komedi superhero yang sedikit overdosis dan serangan pemasaran konstan sehingga superhero efek samping yang memiliki film ini sebetulnya terasa kurang istimewa. Tetapi, Deadpool 2 melainkan bahwa karakter superhero benar-benar superhero membumi dan menyusun sebuah ensemble yang menarik dengan kebodohan Deadpool yang licik dan kemungkinan akan menyusun selama bertahun-tahun merekat.


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: